5 Aktivitas Sederhana Untuk Optimalkan Perkembangan Otak Si Kecil di Periode Emas

optimalkan perkembangan otak bayi

Periode emas dimulai sejak bayi baru lahir dan selama beberapa tahun pertama kehidupan bayi. Selama periode tersebut, orang tua adalah guru yang terbaik bagi si kecil  dalam membantu mengoptimalkan perkembangan otak si kecil.

Aktivitas yang bisa dilakukan untuk membantu mengoptimalkan perkembangan otak si kecil sendiri tidak harus formal dan terstruktur. Moms hanya perlu memaksimalkan apa yang biasa Moms lakukan bersama si kecil.

Nah, di bawah ini merupakan 5 aktivitas sederhana yang ternyata bermanfaat untuk mengoptimalkan perkembangan otak si kecil.

  1. Menyusui
optimalkan perkembangan otak
img : vemale.com

Menyusui bukan hanya berguna untuk mendekatkan Moms dan si kecil, namun juga bisa menjadi kesempatan terbaik untuk membantu mengoptimalkan perkembangan otaknya. Hal tersebut dikarenakan saat baru lahir bayi bisa fokus pada wajah ibunya dari jarak yang dekat seperti saat menyusu.

Tanggapi si kecil saat mengoceh setelah menyusu untuk membantunya belajar menyusun kata dan melakukan percakapan. Jika si kecil minum susu formula, gendong atau pangku si kecil sedekat mungkin dengan dada Moms untuk memastikan ia berada cukup dekat untuk fokus pada wajah Moms.

  1. Ganti Popok
optimalkan otak bayi
img : perawatanbayi.com

Mengganti popok yang basah tentunya menjadi pekerjaan sehari-hari yang selalu dilakukan setiap orang tua yang memiliki bayi. Namun, jangan terlalu cepat saat mengganti popok si kecil karena momen sepele semacam ini juga sangat bermanfaat dalam mengoptimalkan perkembangan otaknya.

Berbicaralah seolah-olah sedang memberitahu si kecil mengenai apa yang sedang Moms lakukan dan apa yang selanjutnya akan Moms lakukan selama mengganti popok. Bayi bisa mengenali pola tertentu dari aktivitas rutinnya. Termasuk mempelajari apa yang Moms katakan selama sedang mengganti popoknya.

  1. Mandi

perkembangan otak bayi

Lebih dari sekadar waktu untuk membersihkan tubuh bayi, mandi bisa menjadi momen pembelajaran mengenai matematika dan sains untuk si kecil.

Bayi sangat menyukai suara air saat dituangkan dari satu wadah ke wadah yang lain. Sebagaimana si kecil senang bermain air di dalam bak mandinya, saat itu juga ia mulai belajar sebab dan akibat, bagaimana gravitasi bekerja dan mengamati volume air. Dimana ini merupakan tahap awal keterampilan sains dan matematika. Nyanyikan lagu sambil memandikannya untuk membantunya mengembangkan kemampuan bahasanya.

  1. Makan
optimalkan perkembangan otak bayi
img: hellosehat.com

Bagi si kecil yang sudah mulai mendapatkan MPASI, waktu makan juga menjadi aktivitas menarik untuk mengoptimalkan perkembangan otaknya. Hal yang biasa dilakukan si kecil saat makan adalah menjatuhkan makanan, sendok, cangkir, atau mainan yang ada di hadapannya. Kemudian ia mulai memperhatikan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Ternyata itu bukan karena si kecil bandel atau nakal lho. Ternyata si kecil melakukannya untuk belajar mengenai sebuah objek. Sama halnya saat ia memilih makanan dengan warna yang ia sukai.

Maka dari itu, manfaatkan waktu makan si kecil untuk membantu mengoptimalkan perkembangan otaknya dengan cara mengenalkan makanan dengan konsep, bentuk, dan tekstur yang berbeda. Selain itu, kenalkan juga mengenai perbedaan antara panas dan dingin.

  1. Tidur
optimalkan otak si kecil
img: grid.id

Apakah Moms biasa membacakan dongeng sebelum si kecil tidur? Itu merupakan salah satu cara terbaik dalam mengoptimalkan perkembangan otaknya.

Bayi dan anak-anak pada dasarnya selalu memiliki ketertarikan yang kuat, mereka belajar dengan baik dari apa yang mereka lihat dan dengar. Saat mereka tertidur setelah mempelajari hal baru, otak mereka kembali segar untuk pembelajaran dan perkembangan yang lainnya di hari berikutnya.

Ternyata aktivitas sederhana yang selama ini Moms lakukan bisa membantu mengoptimalkan perkembangan otak si kecil, ya Moms. Apakah selama ini Moms memperhatikan respons si kecil saat melakukan 5 aktivitas di atas?

Leave a Reply