Kapan Waktu Paling Tepat Mengenalkan MPASI Pada Bayi?

Mengenalkan MPASI (makanan pendamping ASI) atau makanan padat pada bayi merupakan tonggak yang sangat penting bagi tumbuh kembangnya. Salah satu hal paling penting dalam mengenalkan MPASI pada bayi adalah ketahui kapan waktu paling tepat untuk memulainya. Tidak boleh dilakukan saat usianya masih terlalu muda, tapi jangan pula terlambat.

Kapan MPASI Boleh Mulai Diperkenalkan Pada Bayi?

Waktu terbaik adalah saat si kecil sudah mulai menunjukkan tanda siap menerima MPASI. Dokter anak dan American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk mengenalkan makanan pendamping ASI pada usia 6 bulan. Sampai usia yang direkomendasikan tersebut, bayi hanya perlu diberi ASI atau susu formula.

waktu mpasi bayi

Bagaimana Tanda yang Ditunjukkan Si Kecil Saat Siap Mendapatkan MPASI?

Beberapa tanda yang akan ditunjukkan oleh si kecil saat ia sudah siap untuk mulai mengenal MPASI antara lain meliputi:

  • Sudah mampu menopang dan menegakkan kepalanya sendiri.
  • Sudah bisa duduk tegak tanpa bantuan.
  • Tidak lagi mengalami refleks ekstrusi. Mulut dan lidah bayi berkembang selaras dengan sistem pencernaannya. Sehingga untuk mulai mengenalkan MPASI, ia harus bisa memindahkan makanan ke belakang mulutnya dan menelannya, bukan mendorong makanan keluar dari mulutnya menggunakan lidah.
  • Berat badannya bertambah secara signifikan. Dimana si kecil dikatakan siap untuk mengenal MPASI saat memiliki berat badan dua kali lipat dari berat lahirnya.
  • Memiliki ketertarikan terhadap makanan. Biasanya ditunjukkan dengan memperhatikan atau berusaha meraih makanan yang sedang Moms makan.

Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Mulai Memperkenalkan MPASI Pada Bayi?

Meskipun terkesan sepele, beberapa hal berikut ini sangat penting diperhatikan saat memperkenalkan MPASI pada bayi:

  • Suapkan sereal hanya menggunakan sendok. Kecuali dokter menyarankannya, jangan memberikan sereal menggunakan botol susu bayi. Si kecil bisa saja tersedak dan akhirnya mengalami obesitas.
  • Kenalkan berbagai macam makanan padat dengan tekstur, rasa dan bentuk yang beragam ke dalam menu MPASI si kecil. Jika si kecil terlihat tidak menyukai makanan tertentu, coba lagi di lain kesempatan dengan variasi bentuk yang beragam.
  • Jangan berikan makanan yang berisiko menyebabkan bayi tersedak.
  • Perhatikan kemungkinan terjadinya konstipasi. Meskipun kotoran si kecil cenderung berubah setelah mulai mengenal MPASI, terkadang ia juga mengalami konstipasi. Jika si kecil terlihat jarang BAB atau kotorannya menjadi sangat keras maupun kering dan ia terlihat kesulitan mengeluarkannya, segera konsultasikan dengan dokter.
  • Awali dengan memperkenalkan sereal, dilanjutkan dengan memperkenalkan sayur dan buah secara bergantian.

Apakah Bayi Masih Harus Mendapatkan ASI Setelah Mengkonsumsi MPASI?

Bayi harus tetap mendapatkan ASI atau susu formula meskipun setelah mengkonsumsi makanan padat. Susu formula dan ASI bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan kalori dan nutrisi si kecil sampai berusia sekitar 1 tahun. Keduanya mengandung vitamin, zat besi, dan protein penting yang mudah dicerna saluran pencernaan bayi.

Selain itu, makanan padat tidak bisa menggantikan nutrisi penting yang terkandung di dalam ASI dan susu formula selama satu tahun pertama si kecil.

Sudah tahu bukan Moms, kapan waktu yang tepat dan bagaimana cara mengenalkan makanan pendamping ASI pada si kecil? Ingat, jangan berikan MPASI sebelum si kecil siap ya Moms. Terutama jika si kecil usianya masih di bawah 6 bulan, karena di usia tersebut asupan nutrisinya sudah bisa terpenuhi hanya dengan mendapatkan ASI eksklusif atau susu formula.

Leave a Reply