Mengenal Jenis-jenis Induced Abortion Beserta Penyebabnya

Induced abortion merupakan pengguguran atau penghentian kehamilan yang dilakukan secara sengaja sebelum janin di dalam kandungan dapat hidup secara mandiri di luar rahim. Aborsi ini kemungkinan bersifat elektif atau berdasarkan pilihan pribadi wanita yang akan melakukan penghentian kehamilan. Tetapi induced abortion ini juga kemungkinan dilakukan atas dasar terapeutik yang dilakukan untuk menjaga kesehatan atau menyelamatkan wanita hamil dengan kondisi tertentu.

mengenal induced abortion

Penyebab Induced Abortion

Terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab dilakukannya induced abortion. Berbagai penyebab tersebut berbeda antara aborsi yang dilakukan secara terapeutik, eugenic, maupun elektif.

Induced aborsi yang dilakukan secara medis atau terapeutik dilakukan dengan tujuan:

  • Menyelamatkan nyawa seorang wanita hamil.
  • Mencegah bahaya terhadap kesehatan fisik maupun mental dari wanita atau pasien yang bersangkutan.
  • Mengakhiri kehamilan di mana ditemukan adanya indikasi bahwa janin di dalam kandungan akan berpeluang mengalami kematian atau morbiditas yang semakin meningkat secara signifikan.
  • Secara selektif mengurangi jumlah janin dengan mengurangi risiko kesehatan yang berhubungan dengan kehamilan ganda.

Sementara aborsi yang dikategorikan elektif atau sukarela adalah saat dilakukan atas permintaan wanita hamil karena alasan non medis.

Jenis-jenis Induced Abortion

Berdasarkan penyebab dan tujuan dilakukannya penghentian kehamilan, induced abortion terbagi menjadi tiga yaitu:

  1. Aborsi terapeutik

Aborsi terapeutik (therapeutic abortion) merupakan pengguguran yang dilakukan terhadap kehamilan yang didiagnosis dapat mengancam kesehatan fisik maupun mental sang ibu, atau kondisi medis mengancam lainnya. Umumnya, aborsi terapeutik ini dilakukan oleh wanita korban pemerkosaan.

Aborsi ini dilakukan dengan tujuan menghindari risiko bahaya yang lebih besar, baik pada ibu maupun janin (dalam kasus ketidakmampuan janin). Di sejumlah negara, aborsi terapeutik merupakan prosedur yang dikategorikan legal, sementara beberapa negara menggolongkan bahwa aborsi elektif merupakan tindakan ilegal.

Beberapa kondisi kehamilan yang mengancam nyawa sang ibu sehingga perlu melakukan aborsi terapeutik diantaranya:

  • Cardiomyopathy yang disebabkan perubahan kehamilan atau masalah lain.
  • Penyakit jantung akibat tekanan darah tinggi yang berlangsung lama dan berpotensi menyebabkan gagal jantung.
  • Riwayat serangan jantung yang menyebabkan fungsi jantung yang buruk selama kehamilan.
  • Sindrom Eisenmenger yang merupakan penyakit arteri paru-paru yang disebabkan oleh lubang kongenital pada jantung dan membawa risiko tinggi kematian selama kehamilan.
  1. Eugenic abortion

Prosedur aborsi ini dilakukan terhadap kehamilan dengan kondisi janin yang cacat prenatal (berdasarkan pemeriksaan medis). Adapun salah satu kondisi janin yang dimaksud dalam prosedur eugenic abortion ini adalah kelainan genetik seperti Down Syndrome.

Janin yang cacat dan kelainan kromosom genetik seringkali tidak terdiagnosis hingga usia akhir trimester kedua kehamilan. Diagnosis dini kemungkinan dapat memudahkan sang ibu untuk membuat keputusan sekaligus menghindari prosedur aborsi yang jauh lebih rumit di akhir trimester kedua maupun ketiga.

  1. Elective abortion

Elective abortion ini merupakan prosedur pengguguran yang dilakukan dengan alasan selain yang disebutkan dalam prosedur therapeutic abortion dan eugenic abortion. Aborsi elektif ini sendiri dilakukan menggunakan instrumen tertentu, obat, zat kimia, atau peralatan lainnya secara disengaja. Selain itu, aborsi elektif juga dilakukan atas dasar permintaan pasien atau wanita hamil, dengan tujuan menghentikan kehamilan seorang wanita.

Berbeda dengan aborsi terapeutik dan eugenic abortion, aborsi elektif dilakukan bukan karena kondisi kehamilan yang digugurkan dapat membahayakan fisik dan mental sang ibu, pengguguran janin yang mati di dalam kandungan, atau kondisi medis tertentu sebagaimana yang didiagnosis oleh dokter.

Leave a Reply

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Mohon non-aktifkan ad-blocker anda. Thanks :))

Refresh