Aborsi yang Dilakukan Secara Ilegal Berisiko Sebabkan Kematian

aborsi yang ilegal

Aborsi yang tidak aman seringkali terjadi pada tindakan aborsi yang ilegal. Dokter spesialis kandungan, keterampilan dalam bidang aborsi, dan standar medis dianggap aman dalam penyediaan prosedur aborsi, baik aborsi medis yang hanya dilakukan menggunakan obat maupun aborsi menggunakan metode vakum aspirasi atau D&E. Di mana keterampilan dan standar medis yang diperlukan untuk setiap tindakan aborsi yang dikatakan aman juga bervariasi, tergantung pada usia kehamilan dan perkembangan kemajuan ilmiah.

Sementara tindakan aborsi dikatakan ilegal dan tidak aman jika:

  • Tidak terjamin keamanannya karena dilakukan menggunakan metode kuno seperti kuretase dengan bantuan benda tajam, tidak terkecuali jika tindakan tersebut dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan terlatih sekalipun, atau tindakan aborsi yang dilakukan sendiri dengan mengkonsumsi obat aborsi tanpa memiliki akses informasi yang tepat maupun tenaga medis terlatih.
  • Aborsi dianggap berbahaya atau paling tidak aman saat melibatkan konsumsi berbagai bahan kaustik atau dilakukan oleh pihak yang tidak terlatih menggunakan metode berbahaya seperti memasukkan benda asing serta penggunaan ramuan tradisional.

Tahukah Anda, bahwa tindakan aborsi yang dilakukan secara ilegal dan tidak aman dapat menyebabkan kematian?

Aborsi Ilegal Menjadi Penyebab Kematian Utama Ibu Hamil di Dunia

Tindakan aborsi ilegal yang tidak aman merupakan penyebab utama kematian ibu dan morbiditas maternal yang cukup signifikan di dunia. Sebagian besar aborsi ilegal terjadi di sejumlah negara berkembang, di mana tidak tersedia praktisi medis yang terlatih dan terjangkau. Namun, aborsi ilegal juga dapat terjadi di negara dengan kontrasepsi modern tidak tersedia.

Aborsi ilegal menjadi penyumbang sekitar 8% sampai 18% kematian ibu dan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu. Sekitar satu dari delapan kematian yang berhubungan dengan kehamilan di seluruh dunia dikaitkan dengan prosedur aborsi ilegal.

Prosedur aborsi ilegal ini termasuk didalamnya : konsumsi obat-obatan, tindakan aborsi bukan dengan dokter spesialis kandungan melainkan dengan bidan atau dukun beranak, jamu-jamuan, dan cara-cara lain yang beresiko.

WHO sendiri baru-baru ini menerbitkan data terbaru terkait tindakan aborsi di dunia (2017). Di dalam data tersebut diungkapkan bahwa selama 2010-2014 terdapat 55,7 juta kasus aborsi di seluruh dunia setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 25 juta tindakan aborsi ilegal diperkirakan terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan hampir semuanya dilakukan di negara-negara berkembang. Bahkan lebih dari setengahnya terjadi di negara-negara Asia. Setiap tahun, tercatat sekitar 4,7% – 13,2% terjadi kematian ibu terkait tindakan aborsi ilegal.

Maka dari itu, pilihlah tempat aborsi di Jakarta Pusat yang memang ditangani oleh para praktisi medis bersertifikasi dan berpengalaman. ~Pusat Klinik Aborsi Jakarta~

aborsi yang ilegal

Tindakan Aborsi Ilegal Sebabkan Komplikasi

Setelah menjalani aborsi ilegal yang tidak aman, seorang wanita berisiko mengalami berbagai bahaya yang dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup dan kesejahteraannya. Bahkan tidak sedikit yang kemudian mengalami komplikasi yang mengancam jiwa. Adapun komplikasi utama yang mengancam jiwa akibat aborsi ilegal adalah infeksi, perdarahan, dan cedera pada saluran genital maupun organ internal.

Aborsi yang tidak aman saat dilakukan di bawah kondisi berbahaya dapat menyebabkan komplikasi seperti:

  • Hemorrhage (perdarahan berat).
  • Abortus tidak lengkap (kegagalan dalam mengeluarkan atau membuang semua jaringan kehamilan dari rahim).
  • Perforasi uterus yang disebabkan saat rahim ditusuk benda tajam selama prosedur aborsi.
  • Kerusakan pada saluran genital dan organ internal karena dimasukkannya benda berbahaya seperti jarum rajut, tongkat, atau pecahan kaca ke dalam vagina.

Komplikasi yang terjadi pasca aborsi tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat menyebabkan kematian jika tidak segera mendapatkan pertolongan secara medis. Meskipun selamat dari kematian, wanita yang sudah mengalami komplikasi pasca aborsi yang tidak aman berpotensi menderita efek jangka panjang dari komplikasi tersebut.

Sesuatu yang dilematis memang. Data dinegara yang mudah untuk mengakses aborsi legal dan aman, komplikasi dan korban aborsi nya sangat kecil. Sebuah organisasi yang menjamin kesehatan reproduksi setiap perempuan ini adalah Center Of Reproductive Right. Mereka menyediakan lembaga bantuan hukum kepada setiap wanita yang mengalami tindakan aborsi yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.

 

Leave a Reply